Kenikmatan Yang Paling Baik

Dari Abu Darda’ rodhiyallahu
‘anhu bahwasanya ia berkata,
“Hai penduduk Himsh, kenapa
aku lihat ulama-ulama kalian
pergi, dan aku lihat orang-
orang jahil kalian tidak
belajar. Aku lihat kalian sibuk
dengan apa yang telah dijamin
untuk kalian dan menyia-
nyiakan apa yang
diamanahkan kepada kalian.
Belajarlah sebelum ilmu
diangkat, sesungguhnya
lenyapnya ilmu adalah dengan
kepergian para ulama. Kalau
bukan karena tiga perkara
niscaya baik keadaan
manusia, yaitu; orang pelit
yang dita’ati, hawa nafsu yang
diikuti, dan kekaguman
seseorang pada diri sendiri.
barangsiapa yang dianugerahi
hati yang bersyukur, lisan
yang berzikir, dan istri yang
beriman, maka itu adalah
sebaik-baik kenikmatan yang
diberikan kepadanya, dan dia
tidak akan ketinggalkan
kebaikan sedikitpun.
Barangsiapa yang banyak
berdo’a diwaktu lapang
dikabulkan do’anya diwaktu
sempit, barangsiapa yang
sering mengetuk pintu,
niscaya dibukakan untuknya”.
(Tarikh Dimasyq : 47/172)

sumber: http://abuzubair.net

About ibnubadar

seorang hamba yang masih banyak memiliki kekurangan. Tak ada manusia yang sempurna.

Posted on 10/03/2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: